Metode Ilmiah merupakan suatu cara sistematis
yang digunakan oleh parailmuwan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Metode
ini menggunakan langkah-langkah yang sistematis, teratur dan terkontrol. Supaya
suatu metode yang digunakan dalam penelitian disebut metode ilmiah.
Ilmu Pengetahuan Alam adalah ilmu yang
mempelajari gejala-gejala alam yang dapat dirumuskan kebenarannya secara
empiris.
Contohnya Planet dan Bulan:
Planet merupakan objek yang massive di dalam
Tata Surya, memiliki orbit yang hampir lingkaran, mengitari Matahari, dan
berada pada rentang jarak heliosentrik antara 0,4 – 40 au. Diameternya berkisar
antara ribuan kilometer sampai lebih dari 100000 km. Di antara lintasan Mars
dan Jupiter, terdapat benda-benda kecil yang dikenal sebagai Asteroid atau
planet minor. Asteroid mengorbit mengitari Matahari dan berdiameter dari
beberapa meter sampai dengan beberapa ratus kilometer. Komet, objek yang lebih
kecil dengan radius sekitar beberapa kilometer dan bergerak dalam orbit elips
memiliki inklinasi tinggi terhadap bidang orbit Bumi, disebut juga bidang
ekliptika. Objek lainnya adalah satelit, yang mengorbit mengitari planet.
Medium antar planet (interplanetary medium), dalam Tata Surya terdiri dari
butiran-butiran debu dan plasma. Plasma terdiri dari electron dan ion, yang
sebagian besar berada didalam korona Matahari. Medium antar planet sebagian
besar merupakan sisa dari pembentukan bintang oleh awan primordial. Awan
primordial dibangun oleh beragam komposisi kimia misalnya; H2O (air), CH4 (methan),
CH3OH (methanol) dan macam-maca zat lainnya. Bintang dapat terbentuk apabila
cukup massa yang tersedia. Bintang yang massive dapat terbentuk apabila rapat
massa awan primordial tinggi. Selanjutnya Tata surya dapat terbentuk apabila
rapat massa awan primordial tidak terlalu besar sehingga bintang massiv tidak
terbentuk. Gaya pasang surut akan mencerai beraikan awan primordial dan
keruntuhan gravitasi (collaps) sulit terjadi apabila massa awan primordial
tidak terlalu besar. Apa bila massa awan primordial lebih besar dari massa
Matahari maka akan terbentuk
Bulan adalah satelit Alami Bumi satu-satunya dan merupakan bulan terbesar kelima dalamTata Surya. Bulan juga merupakan satelit alami terbesar di Tata
Surya menurut ukuran planet yang diorbitnya, dengan diameter 27%,
kepadatan 60%, dan massa (1.23%) dari Bumi. Di antara
satelit alami lainnya, Bulan adalah satelit terpadat kedua setelah Io, satelit Yupiter.
Bulan
berada pada rotasi sinkron dengan Bumi, yang selalu
memperlihatkan sisi yang sama pada Bumi, dengan sisi dekat ditandai oleh mare vulkanik gelap yang terdapat di antara dataran
tinggi kerak yang terang dan kawah tubrukan yang menonjol. Bulan adalah
benda langit yang paling terang setelah Matahari. Meskipun Bulan tampak sangat putih dan terang,
permukaan Bulan sebenarnya gelap, dengan tingkat kecerahan yang sedikit lebih tinggi
dari aspal cair. Sejak zaman kuno, posisinya yang menonjol di langit dan fasenya yang teratur telah memengaruhi banyak budaya,
termasuk bahasa, penanggalan, seni, dan mitologi. Pengaruh gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut di lautan dan pemanjangan waktu pada hari di Bumi. Jarak orbit Bulan dari Bumi saat ini
adalah sekitar tiga puluh kali dari diameter Bumi, yang menyebabkan ukuran
Bulan yang muncul di langit hampir sama besar dengan ukuran Matahari, sehingga
memungkinkan Bulan untuk menutupi Matahari dan mengakibatkan terjadinya gerhana matahari total. Jarak linear Bulan
dari Bumi saat ini meningkat dengan laju 3.82±0.07 cm per tahun, meskipun
laju ini tidak konstan.
Bulan diperkirakan terbentuk sekitar 4,5 miliar
tahun yang lalu, tak lama setelah pembentukan Bumi. Meskipun terdapat sejumlah
hipotesis mengenai asal usul Bulan, hipotesis yang paling diterima saat ini
menjelaskan bahwa Bulan terbentuk dari serpihan-serpihan yang terlepas setelah
sebuah benda langit seukuran Mars bertubrukan dengan
Bumi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar